Tak Berkategori

ISLAM DAN AKAR TOLERANSI BERAGAMA (Analisa Literasi Dalil Nash Wasathiyah)


Mahasantri Ma'had Aly Al Mubaarok

Abstrak

Al-Quran dan Hadits Nabi merupakan sumber pokok  ajaran agama Islam, dan menjadi panduan manusia dalam menjalani kehidupan di dunia yang tidak akan lepas dari keberagaman dan perbedaan. Islam sebagai agama rachmat lil-alamin tentunya harus bisa menjadi tolok ukur moderasi dalam kehidupan, baik bermasyarakat maupun bernegara. Al-Quran mengajarkan umat islam bagaimana cara bermasyarakat yang baik ditengah berbedaan. Sikap toleransi yang digambarkan oleh Allah dalam al-Quran dan sikap Nabi dalam menerapkan agama Islam di tanah arab yang pada awal peradaban Islam memberikan cerinan agama yang ramah dan dapat menerima perbedaan. Sehingga Islam mampu diterima ditengah masyarakat dan berkembang secara pesat. Namun seiring perkembangan zaman dengan adanya gejolak di beberapa negara Islam memberikan wajah baru agama Islam di mata dunia. Apalagi setelah terjadinya terorisme maupun Islam radikal yang meningingnkan berdirinya kekhalifahan Islam. Hal ini menyebabkan agama islam terkesan kolot dengan syari’atnya dan tidak mau menerima perbedaan. Sedangkan Islam sendiri meniscayakan adanya perbedaan…

Lihat pos aslinya 4.148 kata lagi

Artikel · Kajian · kitab

ISTINJA’ DAN PERKARA YANG TERKAIT


Latar Belakang Islam adalah agama yang kafah, Islam mengatur segala aspek kehidupan manusia, Mulai dari peribadatan, transaksi dan perjanjian hingga hubungan sosial kemasyarakatan. Bahkan Islam memberikan tuntunan perilaku yang baik dalam aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu kegiatan yang tidak lepas dari kehidupan manusia adalah membuang kotoran hasil pencernaan mereka, yakni buang air kecil dan buang… Lanjutkan membaca ISTINJA’ DAN PERKARA YANG TERKAIT

Kajian · kitab · Tak Berkategori

Syarat Thaharah/Bersuci (Sulam al-Taufiq #Fasal11 )


Dalam melakukan thaharah atau bersuci seperti wudlu dan mandi harus memenuhi tata cara atau rukun-rukun yan telah disampaikan pada fasal sebelumnya. Selain itu bersuci juga memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu : Islam, maka bersucina orang non muslim hukumnya tidak sah walaupun ia melakukan sesuci sesuai rukun-rukunya.Tamyiz, yakni pintar. Dalam masalah thaharoh tidak disyaratkan… Lanjutkan membaca Syarat Thaharah/Bersuci (Sulam al-Taufiq #Fasal11 )

Kajian · kitab

Mandi Besar (Sulam al-Taufiq #fasal10 )


Termasuk syarat shalat adalah suci dari hadas besar, caranya yaitu dengan mandi. Perkara yang mewajibkan mandi atau biasa disebut penyebab hadas besar ada lima: Keluarnya sperma, keluarnya mani merupakan penyebab hadas besar, tetapi sperma hukumnya tidak najis atau suci, seperti keterangan sebelumnya. Berbeda halnya dengan cairan-cairan lain seperti kenncing, madli dan wadli, hukumnya najis dan… Lanjutkan membaca Mandi Besar (Sulam al-Taufiq #fasal10 )

Kajian · kitab

Istinja’ (Sulam al-Taufiq #fasal9 )


Diwajibkan untuk istinja' (cebok) setelah membuang hajat, yakni mengeluarkan sesuatu yang bersifat basah dari qubul ataupun dubur, bukan hanya air seni atau berak saja, terkecuali mani, karena mani hukumnya suci. Adapun tata cara cebok yaitu dengan membersihkan tempat keluarnya kotoran menggunakan air sampai bersih. Ataupun diusap menggunakan benda keras dan suci yang dapat menghilangkan kotoran… Lanjutkan membaca Istinja’ (Sulam al-Taufiq #fasal9 )

Kajian · kitab

Batalnya Wudlu (Sulam al-Taufiq #fasal8 )


Perkara yang membatalkan wudlu atau bisa disebut juga penyebab hadats diantaranya : Keluarnya sesuatu dari dua jalur pembuangan, qubul (jalur pembuangan depan) atau dubur (jalur pembuangan belakang), baik yang keluar itu adalah perkara yang lumrah seperti kencing maupun yang tidak lumrah seperti darah dan nanah, intinya setiap perkara yang keluar dari jalan tersebut membatalkan wudlu,… Lanjutkan membaca Batalnya Wudlu (Sulam al-Taufiq #fasal8 )

Kajian · kitab

Hukum Wudlu (Sulam al-Taufiq #Fasal_7)


Termasuk dalam syaratnya shalat yaitu wudlu. Karena shalat hukumya wajib maka perkara yang menjadi syaratnya shalat seperti wudlu hykumnya menjadi wajib. Fardlunya wudlu ada enam. Niat. Niat merupakan rukun yang pertama dalam wudlu. yang dinamakan niat adalah menyengaja melakukan perkara bersamaan dengan awal melakukan perkara tersebut, dalam wudlu niat dilakukan ketika awal membasuh wajah, dalam… Lanjutkan membaca Hukum Wudlu (Sulam al-Taufiq #Fasal_7)

Kajian · kitab

Kewajiban Wali (Sulam al-Taufiq #Fasal6)


Sebelum kita membahas kewajiban-kewajiban seorang wali terhadap anak asuhanya perlu kita ketahui yang dimaksud wali disini yaitu setiap orang yang mengasuh anak dan bertanggung jawab terhadapnya, bukan harus orang tuanya. Jika ada seorang anak yang diasuh oleh kakek atau pamanya maka kewajiban-kewajiban wali juga ditanggungnya. Begitu juga anak yatim yang dititipkan ke panti asuhan, maka… Lanjutkan membaca Kewajiban Wali (Sulam al-Taufiq #Fasal6)

Kajian

Kewajiban Shalat (Sulam al-Taufiq #fasal5)


Termasuk dalam kategori perkara yang wajib bagi umat islam adalah shalat lima waktu dalam sehari semalam. Shalat yang wajib besrta waktunya sebai berikut : Dzuhur, waktunya dimulai dari tergelincirnya matahari, matahari bergeser dari waktu istiwa' (matahari tepat diatas suatu benda sehingga bayang-bayang suatu benda tepat dibawahnya) sekira bayang-bayang suatu benda sudah condong ke arah timur,… Lanjutkan membaca Kewajiban Shalat (Sulam al-Taufiq #fasal5)

Kajian · kitab

Kewajiban Setiap Umat (Sulam al-Taufiq #fasal4)


Bagi setiap orang yang mukalaf diwajibkan untuk melaksanakan semua perkara yang diwajibkan oleh Allah kepadanya, hukum wajib ini juga mencangkup keharusan melakukan perkara tersebut sesuai aturanya, seperti menepati sarat dan rukunya, dan juga meninggalkan perkara yang membatalkanya. Gambaranya seperti Allah memerintahkan untuk mendirikan shalat, maka diwajibkan juga mememenuhi syarat shalat seperti bersuci dar hadas, terhindar… Lanjutkan membaca Kewajiban Setiap Umat (Sulam al-Taufiq #fasal4)